Tips membangun kos-kosan

DESAIN rumah kos-kosan. Pertimbangan utama bagi investor adalah lokasi yang strategis. Itu sebabnya Anda tidak asing melihat tulisan: ‘Terima Kos Wanita’, ‘Disewakan untuk Kos Pria’ di wilayah sekitar kampus atau pusat niaga.  
Bagi pengguna, lokasi bukan satu-satunya pertimbangan. Apa lagi kalau tersedia banyak pilihan. Kenyamanan, kelengkapan fasilitas, ketenangan bisa jadi pertimbangan yang menentukan. Karena itu desain rumah kos yang sesuai gaya hidup pengguna menjadi hal utama, setelah lokasi.
 
Kalau Anda memperhitungkan dengan cermat kedua hal itu bisnis kos-kosan menjadi investasi jangka panjang yang menarik. Selain keuntungan jangka panjang karena naiknya nilai tanah, cash flowbulanan Anda pun terjamin.

Berikut beberapa tips membangun kos-kosan yang perlu anda perhatikan apabila Anda ingin membangun hunian kos-kosan.

Tips membangun kos-kosan

Standard Kenyamanan

Apakah kalangan mahasiswa, atau pekerja. Kalau pekerja, level penghasilan berapa yang Anda bidik? Hal ini terkait dengan fasilitas yang nanti menjadi daya tarik bagi calon pengguna kos-kosan  anda. Untuk itu, Anda perlu melakukan survei kecil-kecilan di sekitar lokasi. Misalnya dengan melihat rata-rata biaya kos serta fasilitas yang tersedia.

Makin lengkap fasilitas yang tersedia, makin tinggi pula harga sewa yang dapat Anda patok. Demikian pula sebaliknya. Namun, seminim-minimnya fasilitas (karena Anda membidik level pengguna yang lebih rendah), hendaknya Anda memperhatikan prinsip dasar rumah kos yang sehat

1.Kamar tidur

Sesuai dengan stadar kenyamanan kamar tidur, pastikan ruangan ini mendapat sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Ukuran ruangan minimal 2.5 m x 3 m dengan asumsi furnitur yang digunakan berupa 1 single bed, lemari pakaian dan meja belajar. Apabila anda mempunyai lahan yang cukup, tentu luasan kamar tidur dapat di expand sesuai kebutuhan.

Yang harus anda perhatikan sebelum menentukan jumlah kamar adalah menyesuaikan jumlah kamar dengan luas lahan yang tersedia. Pastikan kebutuhan ruang minimal untuk hunian terpenuhi. Jangan sampai hanya untuk mengejar profit, ada ruangan yang dikorbankan atau luasannya tidak sesuai standard sehingga justru mengurangi kenyamanan.

Lalu, lihat kembali siapa target pengguna/penyewa kos-kosan  anda. untuk kalangan pekerja ‘well paid‘ berikan fasilitas tambahan berupa akses internet, kamar mandi, serta furnitur pelengkap lainnya.

2. Selasar

Space antar kamar dihubungkan dengan selasar dengan lebar minimal 1,2 meter untuk area sirkulasi. Apabila Anda mempunyai luasan yang lebih longgar bisa dimanfaatkan sebagai ruang komunal.

3. Ruang komunal

Hal ini yang sering dilupakan oleh pemilik kos-kosan. Ruang komunal perannya cukup vital dalam hunian kos-kosan  untuk bersantai, berkumpul/berinteraksi dengan penghuni lain. Hal tersebut lebih menyamankan penghuni kos daripada hanya mendekam di kamar apabila merasa jenuh, dan sedang malas keluar. Biasanya set interior yang wajib di ruangan ini adalah tempat duduk (bench, sofa) dan coffee table. Ada baiknya juga disediakan fasilitas TV. Atau mungkin ruang komunal diintegrasikan dengan pantry untuk menciptakan suasana yang lebih hommy.

4. Kamar Mandi

Masih ingat dengan ‘Kalau mau tahu watak seseorang masuklah ke toilet rumahnya. Di situ aslinya seseorang kelihatan.’ Nah, dalam konteks kos-kosan , Kamar mandi mencerminkan watak dan kebiasaan penghuni yang lain. Bisa jadi nanti calon penghuni kos-kosan  Anda akan mensurvei situasi kamar mandi kos-kosan Anda untuk mengetahui karakter penghuni yang lain dan kenyamanannya.

Oleh karena itu, ada baiknya layout kamar mandi dirancang sesederhana mungkin dan efisien tetapi tetap apik. Misalnya di kamar mandi hanya ada shower, keran, toilet plus jet washer, dan gantungan secukupnya.
Perbandingan kamar dan kamar mandi luar sebaiknya 1:3. Untuk kamar mandi dalam sebaiknya terdapat celah ventilasi langsung keluar rumah.

5. Area servis

Umumnya hanya pantry dan ruang cuci dan jemur. Jangan lupa untuk memberikan bukaan pada bagian atasnya agar cahaya matahari bisa masuk. Sebaiknya ruangan servis tidak berhubungan langsung dengan area hunian.

6.Pekarangan

Sediakan pekarangan untuk area parkir motor,teras dan taman depan sehingga penghuni masih bisa meletakkan kendaraannya di halaman.

7.Orientasi View

Ini tambahan. Untuk memberikan nilai lebih pada hunian kos-kosan , konfigurasi kamar sebaiknya di orientasikan pada view atau ruang yang menarik. misalnya inercourt dengan taman yang asri atau kolam.

Desain yang representatif akan memberikan nilai tambah pada kos-kosan  Anda dan menaikkan harga sewa. Semoga tips membangun kos-kosan ini bermanfaat.

Leave a Reply